News Detail

Bertemu Budiharto, ‘Tuan Rumah’ Urban Night Kungkuk yang Sesungguhnya

Bertemu Budiharto, ‘Tuan Rumah’ Urban Night Kungkuk yang Sesungguhnya

Budiharto sedang mengaduk secangkir kopi hitam di dapur rumahnya. Masih mengenakan sarung, baju koko, dan peci, nampaknya ia baru saja pulang dari mushola terdekat. Udara dingin Batu memang sangat mendukung ritual-ritual semacam kopi senja di beranda.

Masih sambil berdiri di dekat kompor, ia menyeruput kopinya dengan santai. Dalam adegan yang terbingkai dari pintu depan rumahnya yang terbuka ini, tak nampak sedikitpun tanda-tanda risih atau semacamnya, mengingat rumahya yang digunakan sebagai trek downhill.

“Ini kan sudah kedua kalinya. Tahun 2016 sudah pernah. Kan ada itu (beritanya), di facebook atau google itu. Waktu itu, arah (trek) nya dari pintu depan ke belakang. Kemudian sekarang dibalik, dari belakang ke depan. (Jadi) Sudah biasa.” ungkap Budi ketika ditemui di ruang tamunya, satu jam sebelum race stage kedua dimulai (27/10).

Sudah dua hari ini ruang tamu dan dapur rumah Budi dilalui para downhiller yang berlaga di 76 IDH Urban Night Downhill 2019. Seratusan sepeda berlalu-lalang di rumahnya siang-malam, tak terhitung berapa kali putaran. Tapi ia sama sekali tak terganggu dengan itu.

“Biasa saja. Malah seneng. Jadi desa saya itu bisa rame. Kalau masyarakat saya dibuat wisata itu saya seneng.” tuturnya sambil tertawa.

Budi memang kerap berpartisipasi di kegiatan-kegiatan masyarakat, terutama di bidang pariwisata bersama Pokdarwis Kampung Wisata Kungkuk Batu. Ia bahkan rela mempersilahkan rumahnya dipakai sebagai trek downhill jika memang diperlukan. Ada kerusakan-kerusakan minor di dinding dan pintu rumahnya akibat terkena benturan stang-stang MTB, tapi Budi tak ambil pusing.

“Untuk meramaikan desa, ya, saya ikhlas, mendukung. Apa pun kegiatan masyarakat, saya mendukung. Cuman, kalo eventnya nggak nyambung, ya saya nggak boleh.” lanjutnya.

Selama Urban Night berlangsung, Budi yang tinggal berdua bersama anak keduanya yang masih sekolah tetap melakukan kesehariannya seperti biasa.

“Ya kalau mau keluar, ya keluar. Kalo mau tidur, ya disapu dulu.” tutur Budi dengan ringan.

Lucunya, Budi mengaku tak begitu tertarik menonton gelaran Urban Night yang melibatkannya sebagai ‘tuan rumah’ ini.

“Biasanya kalau saya, nonton tu jarang. Di mana-mana, saya tu suka jadi pemain. Kalau ada kegiatan, saya ikut gerak. Kalo nonton, saya nggak terlalu (minat).” pungkasnya sambil tertawa.

OFFICIAL PARTNER