News Detail

Khoiful Mukhib Menjadi Yang Tercepat di Stage I

Khoiful Mukhib Menjadi Yang Tercepat di Stage I

“Woooooh!” seru penonton yang berkumpul di depan finish ketika Khoiful Mukhib melintasi garis finish (26/10).

Mukhib melenggang dengan anggun. Ia pun mampu melaju, melompat dengan mulus, dan berkelok dengan lugas. Performanya memperlihatkan bahwa ia telah menguasai betul seluk beluk trek urban di Desa Wisata Kungkuk, Batu ini.

Penonton yang berada di depan layar bahkan sempat melongo dibuatnya. Hingga mereka menyadari bahwa waktu tempuh rider yang berlaga di kelas Men Elite ini hanya 01:29.280, kemudian berteriak takjub seketika.

Namun demikian, sebenarnya capaian waktu Mukhib ini masih dipepet oleh kelima rider yang finish di belakangnya. Yakni, ‘Afos’ Katana (01:30.188), Dedik Handika (01:30.221), Ateng Mulyadi (01:30.482), Agung Fambudi (01:30.852), dan Muhammad Abdul Hakim (01:30.914).

Selisih mereka memang tak sampai satu detik, tapi perbedaan antara angka 29 dan 30 membuat ini menjadi begitu mencolok. Dan tak bisa dipungkiri, Mukhib merupakan rider pertama dan satu-satunya dari seluruh kategori kelas yang mampu menorehkan waktu kurang dari satu setengah menit di atas track sepanjang 700 meter ini.

Ketika ditanya, bagaimana ia bisa meraih pencapaiannya itu, rider asal 76 Team ini mengaku bahwa overlanding-lah yang membantunya untuk bisa melaju lebih kencang.

“Banyak overlanding, tapi itu untuk membantu aku lebih kencang. Soalnya, dari mulai overlanding, biasanya lebih hajar-hajaran. Tapi tetap harus (menjaga) kontrol. Strateginya pokoknya hajar terus.” ungkapnya.

Strategi ini diterapkannya setelah memutari trek dengan sungguh-sungguh sebanyak empat kali pada sesi free practice sore harinya. Kesungguhan ini ia terapkan lagi pada sesi race yang sebenarnya.

“Usaha dari stage satu ya sudah yang paling baik. Ini untuk memaksimalkan biar besok stage dua-nya bisa maksimal lagi.” ujar Mukhib.

Ia pun menambahkan, “Besok pasti ada sesi free practice lagi. Mungkin ada perubahan track, atau licin, atau gembur, mungkin aku teliti di situ.”

Ketelitian dalam menganalisis trek menjadi keunggulan yang mampu Mukhib maksimalkan di tiap racenya. Dengan mengandalkan itu, ia yakin masih bisa mencatatkan waktu yang lebih cepat pada stage kedua (27/10) esok.

“Optimis. Semoga bisa berhasil.” pungkasnya yang lalu disambut permintaan foto bareng oleh beberapa penggemar yang menghampirinya di dekat finish line.

Dari kejauhan, Mukhib nampak tenang bersahaja ketika menuruti permintaan para penggemarnya. 

Tapi ketemangan itu tak bisa terlalu lama diemban Mukhib. Karena stage esok hari masih sama menentukannya. Ya sudah, mari kita simak aja dengan teliti.

OFFICIAL PARTNER