News Detail

ZZ Cycles, Dari Jual Ban Dalam Kini Komitmen Majukan Mountain Biking Indonesia

ZZ Cycles, Dari Jual Ban Dalam Kini Komitmen Majukan Mountain Biking Indonesia

Solo - Nama ZZ Cycles mungkin tak lagi asing di kalangan pecinta olahraga sepeda gunung (mountain bike) Indonesia. Di seluruh balapan Indonesian Downhill, gerai yang berpusat di Salatiga Jawa Tengah ini tak pernah absen menemani dan memenuhi kebutuhan para pebalap dari ujung kepala hingga kaki. 

Mohammas Kurniawan Shawor menjadi sosok penting di balik kesuksesan ZZ Cycles selama ini. Ia merupakan founder sekaligus pemilik yang ternyata punya komitmen luar biasa pada olahraga balap sepeda khususnya mountain bike dan BMX. 

IDH berkesempatan berbincang dengan Shawor di sela balapan 76 IDH Urban Downmall 2019 Hartono Mall Solo. Pertanyaan pertama tentu tak lepas dari kapan berdiri dan bagaimana kiprahnya selama ini? 

Shawor langsung menceritakan bahwa sejak 2005 sebenarnya ia sudah menggagas sebuah usaha yang dimulai dari garasi mobil di rumahnya, kawasan Salatiga. Kala itu, rekan sesama komunitas sepeda gunung khususnya downhill masih sangat sulit menemukan sepeda dan sparepart untuk menunjang hobi tersebut. 

“Mulai dari tukar tambah frame full suspensi karena saat itu sangat sulit untuk impor sepeda downhill ke Indonesia, masih sangat jarang. Dari forum itu lalu jadilah garasi rumah semacam toko. Barang pertama yang dijual kalau mau tahu sangat unik, cuma ban dalam saja,” kenangnya tersenyum. 

Pelan tapi pasti, Shawor yang memang memiliki hobi berdagang menangkap peluang untuk membuka usaha fokus di bidang mountain bike dan BMX. “Mulai berkembang-berkembang, barang jualannya semakin banyak dan terus jalan sampai hari ini di tahun 2019. Ya sudah hampir 14 tahun berjalan alhamdulillah,” imbuh pria yang juga mengikuti balapan di kelas Master C ini. 

Berbagai produk tentang olahraga mountain biking disediakan oleh ZZ Cycles yang hampir pasti menjadi penjawab kebutuhan para pebalap. Di manapun baik saat balapan di hutan maupun mall saat ini, ZZ Cycles selalu membuka gerai dengan mengusung prinsip “selalu diskon”. 

“Mungkin ini salah satu komitmen juga untuk mengembangkan olahraga ini, kami tidak mau cari untung besar yang hanya menguntungkan diri sendiri. Tapi lebih pada bagaimana downhill khususnya ini berkembang. Prinsipnya ZZ Cycles itu tidak pernah tidak diskon,” lanjutnya santai. 

Di sisi lain, ZZ Cycles sendiri tak bisa dilepaskan dari tim MUD Brothers yang memiliki cukup banyak pebalap di berbagai kelas. “Kami juga lakukan pembinaan pada pebalap-pebalap muda agar bisa berprestasi. Harapan besarnya, dari Salatiga bisa muncul nama-nama yang mengharumkan Indonesia. Untuk garis besarnya semoga Mountain Biking di Indonesia mendapat perhatian lebih besar karena terlihat nyata kita menyumbang dua medali emas di Asian Games 2018 kemarin,” pungkas Shawor.

OFFICIAL PARTNER